28 Maret 2023

Dampak +/- dari kemajuan teknologi AI

Dampak Positif
 
Kemajuan teknologi AI telah memberikan banyak dampak positif pada kehidupan manusia di berbagai bidang.
        Di bidang kesehatan, AI dapat digunakan untuk membantu mengidentifikasi risiko kesehatan dan penyakit, mempercepat proses diagnosis, dan meningkatkan pengobatan. AI juga dapat membantu mengembangkan obat dan vaksin yang lebih efektif dan efisien.
          Di bidang transportasi, AI dapat membantu meningkatkan keselamatan dan efisiensi. Mobil otonom yang menggunakan teknologi AI dapat mengurani risiko kecelakaan dan mengoptimalkan penggunaan bahan bakar, mengurasi emisi gas buang dan memperbaiki kemacetan lalu lintas.
        Di bidang keamanan, AI dapat membantu meningkatkan keamanan nasional dengan membantu mengidentifikasi ancaman keamanan, memantau aktivitas yang mencurigakan dan mengoptimalkan sistem keamanan. AI juga dapat digunakan dalam pemantauan perbatasan dan pengawasan keamanan di bandara.
           Selain itu, teknologi AI juga dapat membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas di berbagai sektor, termasuk manufaktur, logistik, keuangan dan banyak lagi. AI dapat membantu mengotomatisasi proses bisnis, meningkatkan akurasi dan konsistensi serta mempercepat waktu pengerjaan.
         Tentu saja, ada juga beberapa kekhawatiran tentang penggunaan teknologi AI seperti hilangnya pekerjaan manusia, privasi data dan bias algoritma. Namun, dengan pengembangan teknologi yang bertanggung jawab dan pengaturan yang tepat, dampak positif dari kemajuan teknologi AI dapat ditingkatkan, sementara kekhawatiran dapat di kelola dan diminimalkan.
          Dengan potensi yang begitu besar, kemajuan teknologi AI memberikan harapan yang besar untuk memberbaiki kehidupan manusia di berbagai bidang dan membantu mengatasi tantang global yang kompleks.

Dampak Negatif

Meskipun kemajuan teknologi AI memberikan banyak manfaat bagi manusia, tetapi juga memiliki beberapa dampak negatif. Salah satunya adalah hilangnya pekerjaan manusia. Penerapan teknologi AI dapat menggantikan pekerjaan manusia, terutama di sektor yang membutuhkan pekerjaan berulang, seperti manufaktur dan pelayanan pelannggan.
         Selain itu, teknologi AI juga memungkinkan manipulasi informasi dan pencurian data yang lebih canggih. Dalam kejahatan siber, AI dapat digunakan untuk menghasilkan spam, memalsukan identitas dan menghindari deteksi oleh sistem keamanan. Selain itu, AI juga dapat memperkuas bias dalam pengambilan keputusan, terutama jika data yang digunakan memiliki bias bawaan.
         Dampak negatif lainnya dari kemajuan teknologi AI adalah mengurangi interaksi sosial manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, teknologi AI dapat memperkuat efek filter bubble, di mana seseorang hanya terpapar pada informasi dan pandangan yang sudah diterima sebelumnya. Ini dapat mengurangi keragaman pandangan dan meningkatkan polarisasi sosial.
       Tentu saja, kekhawatiran tentang dampak negatif dari teknologi AI ini harus ditasi dengan pengembangan teknologi yang bertanggung jawab dan pengaturan yang tepat. Kita juga harus mempertimbangankan implikasi sosial dan etis dari penggunaan teknologi AI, serta membangun pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana teknologi dapat mempengaruhi kehidupan manusia.
          Dalam menghadai tantangan ini, penting untuk memperhatikan dan mengantisipasi dampak negatif dari kemajuan teknologi AI, sambil tetap mengembangkan dan memanfaatkan teknologi dengan cara yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.


25 Maret 2023

Jjamppong Generation atau Strawberry Generation



Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan generasi muda di Asia, khususnya di Korea Selatan yang dianggap lebih mudah patah semangat dan tidak tahan dengan tekanan atau kesulitan dalam hidup.

          Istilah "strawberry generation" (jjamppong generation di Korea) muncul karena strawberry di anggap sebagai buah yang mudah rusak dan tidak tahan terhadap lingkungan yang tidak ideal. Istilah ini biasanya merujuk pada generasi muda yang tumbuh dalam kemakmuran relatif dan kurang terbiasa dengan tekanan atau kesulitan hidup.

          Beberapa faktor yang dikaitkan dengan istilah ini adalah lingkungan pendidikan yang sangat kompetitif, tekanan untuk mencapai kesuksesan dalam waktu singkat dan perubahan budaya yang menyebabkan peningkatan kecenderungan individualisme.

          Namun, sebagian besar penggunaan istilah ini dianggap stereotip dan berlebihan, serta mengabaikan berbagai faktor sosial dan ekonomi yang mempengaruhi keadaan hidup masyarakat.

          Mengapa istilah Strawberry Generation ini sering dianggap stereotip dan berlebihan, karena menggeneralisasi seluruh generasi muda sebagai individu yang lemah, tidak tahan banting dan mudah patah semangat. Istilah ini juga sering digunakan untuk mengejek generasi muda dan membuat mereka merasa tidak dihargai atau tidak diakui.

          Selain itu, istilah Strawberry Generation juga tidak mempertimbangkan berbagai faktor sosial, ekonomi dan budaya yang mempengaruhi generasi muda saat ini. Misalnya, tekanan dalam pendidikan dan pekerjaan di banyak negara di Asia, seperti Korea Selatan, sering kali sangat tinggi dan generasi muda harus berjuang keras untuk memenuhi harapan dan persaingan yang sangat ketat.

        Di sisi lain, generasi muda telah membawa perubahan positif dalam masyarakat, seperti meningkatkan kesadaran akan isu-isu sosial dan lingkungan dan semakin banyaknya individu yang ingin mengambil peran aktif dalam perubahan sosial politik.

              Oleh karena itu, istilah Strawberry Generation tidak mewakili gambaran yang akurat dan adil tentang generasi muda saat ini dan seharusnya tidak digunakan untuk mengejek atau merendahkan mereka. Sebaliknya, kita harus mencoba memahami tangtangan dan tekanan yang dihadapi generasi muda, serta memberikan dukungan dan apresiasi atas upaya mereka untuk membawa perubahan positif dalam masyarakat.


Sosialita

Sosialita adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang aktif dalam kehidupan sosial, biasanya di kalangan orang kaya atau selebriti. Seorang sosialita biasanya memiliki jaringan luas dari teman dan kenalan dan seringa menghadiri acara-acara sosial seperti pesta, acara amal dan pertemuan bisnis.
       Sosialita biasanya terlihat  mengenakan pakaian dan aksesori mahal dan seringkali terlibat dalam industri fesyen, kosmetik atau hiburan. Mereka juga seringa muncul di media sosial, memberikan gambaran kehidupan mewan mereka kepada publik.
Namun, tidak semua orang yang hidup mewah dan sering tampil dalam acara sosial dapat di sebut sosialita. Istilah ini mengacu pada mereka yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi dan membentuk tren dalam masyarakat tertentu, serta memiliki kekuatan untuk mempengaruhi opini publik.
       Secara umum, istilah sosialita lebih sering digunakan untuk menggambarkan orang yang kaya dan meiliki akses ke duania sosial mewah dan glamor. Namun, bukan berarti hanya orang kaya raya saja yang bisa di sebut sosialita. Ada juga sosialita yang berasal dari keluarga biasa namun memiliki karisma, kepribadian yang menarik dan kemampuan untuk membangun jaringan sosial yang luas.
        Selain itu, dengan adanya media sosial dan teknologi diginal, seseorang dapat membangun kehadiran online yang kuat dan memperluas jangkauan sosial mereka tanpa perlu mengeluarkan banyak uang. Misalnya, influencer atau content creator yang aktif di media sosial dapat menjadi sosialita digital dengan basis pengikut yang besar dan pengaruh yang signifikan di dunia maya.
       Jadi, meskipun istilah sosialita lebih sering dikaitkan dengan orang kaya, namun sebenarnya sosialita dapat berasal dari berbagai latar belakang dan memiliki cara masin-masing dalam membangun jaringan sosial mereka.
       Sosialita dapat merujuk pada seseorang secara individu maupun kelompok. Secara individu, sosialita mengacu pada seseorang yang memiliki kemampuan untuk membangun jaringan sosial yang luas dan aktif dalam kehidupan sosial, terlepas dari apak mereka berada dalam kelompok sosialita atau tidak. Sosialita individu dapat terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, seperti menghadiri pesta atau acara amal dan memiliki pengaruh yang signifikan dalam lingkungan sosial mereka.
        Di sisi lain, sosialita juga dapat merujuk pada kelompok orang yang aktif dalam kehidupan sosial dan meimiliki pengaruh yang signifikan dalam masyarakat tertentu. Kelompok sosialita biasanya terdiri dari orang-orang kaya atau selebriti, yang sering terlibat dalam kegiatan sosial dan terlihat di tempat-tempat yang populer dan mewah. Kelompok sosialita sering membentuk jaringan sosial yang kuat dan mereka dapat mempengaruhi tren dan opini dalam masyarakat tertentu.
       Jadi, sosialita dapat merujuk pada individu atau kelompok yang aktif dalam kehidupan sosial dan memiliki pengaruh yang signifikan dalam lingkungan sosial mereka.
       Tidak ada organsasi resmi atau struktur formal yang secara khusus didedikasikan untuk kegiatan sosialita. Sosialita biasanya terbentuk secara organik, di mana orang-orang yang memiliki minat dan kepentingan yang sama dalam kehidupan sosial dan hiburan berkumpul dan membentuk jaringan sosial yang luas.
       Meskipun tidak ada organisasi formal untuk sosialita, namun terkada ada klub atau asosiasi sosial yang dibentuk oleh kelompok tertentu untuk memfasilitasi kegiatan sosial mereka. Misalnya, sebuah klub sosial eksklusif yang hanya terbuka untuk anggota tertentu yang memiliki minat dan kepentingan yang sama dalam kehidupan sosial dan hiburan.
       Namun, kegiatan sosialita lebih sering terjadi secara organik dan terbentuk melalui jaringan sosial yang ada, terlepas dari keanggotaan formal dalam organisasi atau klub sosial.

19 Maret 2023

Podcast dan Broadcast


Podcast

Podcast adalah jenis media digital yang terdiri dari serangkaian episode audio atau video yang dapat diunduh atau diputar secara online. Podcast biasanya berisi diskusi atau wawancara tentang topik tertentu, seperti berita, politik, teknologi, seni, musik, olahraga, kesehatan, dan sebagainya. Pembuat podcast dapat menghasilkan konten secara independen atau bekerja sama dengan jaringan podcast atau perusahaan media lainnya.

Podcast biasanya tersedia dalam format RSS feed, yang memungkinkan pendengar untuk berlangganan dan menerima pemberitahuan saat episode baru tersedia. Pendengar juga dapat mengunduh atau memutar podcast secara streaming melalui aplikasi atau platform podcast seperti Spotify, Apple Podcasts, Google Podcasts, dan lain-lain.

Broadcast

Broadcast adalah penyiaran atau penyebaran sinyal audio atau video melalui saluran publik atau jaringan komunikasi tertentu, seperti televisi, radio, atau internet. Istilah ini juga dapat mengacu pada pesan atau konten yang disiarkan melalui saluran tersebut.

Broadcast dapat mencakup berbagai jenis konten, termasuk berita, acara hiburan, olahraga, dan iklan. Broadcast biasanya ditujukan untuk khalayak yang luas, dan sering kali dihasilkan oleh organisasi media besar seperti stasiun televisi atau radio, atau platform online seperti YouTube atau Twitch.

Dalam beberapa kasus, broadcast dapat berlangsung secara langsung (live), yang berarti konten tersebut disiarkan secara real-time dan dapat ditonton atau didengar oleh penonton pada saat yang sama dengan waktu siaran. Namun, banyak broadcast juga tersedia sebagai rekaman atau siaran ulang (rerun) yang dapat diakses dan ditonton atau didengar kapan saja.

Persamaan dan Perbedaan Podcast dengan Broadcast

Persamaan antara podcast dan broadcast adalah keduanya merupakan bentuk media yang digunakan untuk menyebarluaskan konten audio atau video. Keduanya juga dapat mencakup berbagai jenis konten, seperti berita, hiburan, olahraga, dan iklan.

Namun, terdapat perbedaan antara podcast dan broadcast, yaitu:

  1. Distribusi: Broadcast umumnya disiarkan melalui saluran publik atau jaringan komunikasi tertentu, seperti televisi, radio, atau internet. Sementara itu, podcast tersedia melalui aplikasi atau platform podcast, dan dapat diunduh atau diputar secara online.

  2. Format: Broadcast umumnya disiarkan dalam bentuk langsung atau rekaman yang hanya dapat ditonton atau didengar pada saat siaran. Sedangkan podcast tersedia dalam format yang dapat diunduh dan didengar kapan saja.

  3. Sifatnya interaktif: Podcast cenderung lebih interaktif dan partisipatif daripada broadcast, karena biasanya memungkinkan pendengar untuk memberikan umpan balik dan berpartisipasi dalam diskusi melalui email atau media sosial. Sementara itu, broadcast umumnya tidak memiliki interaksi yang signifikan antara penyiar dan audiens.

  4. Penggunaan: Podcast sering kali digunakan untuk membahas topik tertentu atau menawarkan pandangan dari sudut pandang yang berbeda, sedangkan broadcast sering kali berfokus pada berita dan acara hiburan yang ditujukan untuk khalayak yang lebih luas.

  5. Biaya: Produksi podcast cenderung lebih terjangkau daripada produksi broadcast, karena podcast dapat direkam dan disunting menggunakan perangkat lunak sederhana. Sementara itu, produksi broadcast memerlukan peralatan yang lebih canggih dan biaya produksi yang lebih tinggi.

Meskipun terdapat perbedaan di antara keduanya, baik podcast maupun broadcast dapat menjadi bentuk media yang bermanfaat untuk menyebarluaskan konten dan informasi kepada khalayak yang lebih luas.

06 November 2022

AKU SEDIH, AKU TAK BISA NONTON TV

https://www.youtube.com/watch?v=MB1KlyAQfTQ 

Belum lama ini pemerintah kita telah memberlakukan penghentian siaran tv analog secara menyeluruh atau serentak. Penghentian tersebut terkait dengan program peluncuran siaran tv digital.

Secara sistematik, tv digital ini memang lebih bagus dari segi kualitasnya karena menggunakan frekuensi digital. Gambar lebih jernih, suara lebih jernih juga. Overall semuanya menjadikan mata kita betah untuk menonton.

Permasalahannya sekarang adalah, banyak pendapat di luar sana yang mengatakan bahwa masyarakat Indonesia saat ini belumlah siap untuk menjalankan itu. Ketidak siapannya terletak pada pengadaan STB atau set top box yang digunakan untuk mendukung siaran tv digital tersebut karena harganya.

Dipasaran harga Set Top Box tersebut kisaran 200 sampai 300 ribuan, ini STB yang untuk mendukung program pemerintah. Bukan STB yang berbasis internet. Tapi harga STB tersebut, dirasakan oleh sebagian masyarakat kita ini sebagai suatu barang yang mahal. Sehingga pelaksanaan program tersebut banyak mengundang kontroversi dari berbagai pihak.

Kalau saya mau berpendapat secara jujur, saya sangat setuju dengan program pemerintah untuk mengubah siaran analog menjadi siaran digital tersebut. Tapi ketika pelaksanaannya harus memaksa, tanpa memperhatikan kondisi masyarakat. Ya, tentunya semua harus menjadi pertimbangan yang betul-betul dipikirkan oleh pemerintah. Jangan sampai seperti amerika. Amerika sangat senang berperang karena pabrik-pabrik persenjataan di sana biar terus dapat memproduksi persenjataannya atau perlengkapan perang termasuk armada perangnya. Nah, ini yang terjadi dengan penerapan program tv digital ini jangan sampai karena perusahaan STB ini terus memaksa pemerintah untuk melakukan perubahan dalam sistem siaran pertelevisian kita dengan maksud agar produk mereka laku.

Ya karena selama ini yang kita tahu bahwa stb ini kan di gunakan oleh vendor atau provider seperti indihome atau yang lainnya dalam hal jasa layanan tv digital yang berbasis internet. Kemudian, produsen stb ini berinovasi agar stb ini bisa juga digunakan tanpa melalui sambungan internet.

Ketika produk tersebut dibuat, pasarnya ga ada, karena masyarakat kita sudah bertahun-tahun menggunakan antena analog. Di sini ada kemungkinan produsen stb itu meminta pemerintah untuk mengalihkan fungsi analog menjadi fungsi digital. Itu yang menurut saya tidak subjektif. Kalau programnya, sekali lagi saya sangat setuju dan saya sangat mendukung pelaksanaan program digitalisasi di bidang siaran pertelevisian ini.

17 Januari 2016

Tidak Perlu Bercita-cita Menjadi Kaya

Wahai orang fakir, janganlah engkau bercita-cita menjadi kaya, boleh jadi kekayaan itu hanya akan menjadi penyebab kehancuranmu. Jadilah orang yang berakal, jagalah buah hasilmu, maka engkau akan terpuji. Terimalah takdir yang menyertaimu, janganlah meminta lebih daripadanya. Apa saja yang diberikan Allah kepadamu disebabkan oleh permintaanmu yang bercampur kotoran dan kebencian. Untuk itu memohonlah ampunan kepada Allah agar kotoran dan kebencian itu sirna dalam diri kita.

09 Januari 2016

Jalani Hidup Ini Apa Adanya

Kondisi dunia ini penuh kenikmatan, banyak pilihan, penuh warna dan rupa. Semua bercampur dengan kecemasan dan kesulitan hidup.
       Kita tidak akan menjumpai seorang ayah, isteri, kawan, sahabat, saudara, tempat tinggal dan pekerjaan yang padanya tidak terdapat suatu kesulitan. Bahkan, kadangkala justru pada setiap hal itu terdapat sesuatu yang buruk yang tidak kita sukai. Maka dari itu, padamkanlah panasnya keburukan pada setiap hal itu dengan dinginnya kebaikan yang ada padanya. Itu bila kita mau selamat dengan adil dan bijaksana. Karena setiap luka itu ada harganya.
       Allah menghendaki dunia ini sebagai tempat bertemunya dua hal yang saling berlawanan, dua jenis yang saling bertolak belakang, dua kubu yang saling bertentangan dan dua pendapat yang saling berseberangan. Yakni, yang baik dengan yang buruk, kebaikan dengan kerusakan, kebahagiaan dengan kesedihan. Setelah itu, Allah akan kumpulkan semua yang baik, keindahan dan kebahagiaan itu di syurga. Adapun yang buruk, kerusakan dan kesedihan akan dikumpulkan di neraka.
       Oleh karena itu, jalani hidup ini apa adanya dan sesuai kenyataan yang ada. Jangan larut dalam khayalan dan jangan menerawang ke alam imajinasi yang terlalu jauh. Kendalikan jiwa untuk dapat menerima dan menikmatinya. Apapun bagaimanapun, tidak semua teman tulus pada kita dan semua perkara sempurna di mata kita.
       Sudah sepantasnya bila kita merapatkan barisan, manyatukan langkah, saling memaafkan dan berdamai kembali, mengambil hal-hal yang mudah kita lakukan, meninggalkan hal-hal yang menyulitkan dan membuat kita sedih, menutup mata dari beberapa hal untuk saat-saat tertentu, meluruskan langkah dan mengesampingkan berbagai hal yang mengganggu.

08 Januari 2016

Biarkan Masa Depan Datang Dengan Sendirinya

       Jangan pernah mendahului sesuatu yang belum terjadi. Apakah anda mau mengeluarkan bayi dalam kandungan sebelum waktunya atau anda ingin memetik buah-buahan sebelum matang?
       Hari esok adalah sesuatu yang belum nyata dan belum dapat di raba. Karenanya, untuk apa kita menyibukkan diri dengan hari esok, mencemaskan kesialan-kesialan yang mungkin akan terjadi padanya, memikirkan kejadian yang akan menimpanya, meramalkan bencana-bencana yang bakal terjadi didalamnya. Bukankah kita juga tidak tahu apakah kita akan bertemu hari esok atau tidak dan apakah hari esok itu akan berwujud kesenangan atau kesedihan?
       Yang jelas, hari esok itu masih bersifat ghaib dan belum turun ke bumi. Maka tidak sepantasnya kita menyeberangi jembatan sebelum sampai diatasnya. Karena, siapa tahu bahwa kita akan sampai atau tidak pada jembatan itu. Boleh jadi kita akan terhenti sebelum sampai ke jembatan itu, atau mungkin jembatan itu hanyut terbawa arus sebelum kita sampai diatasnya. Mungkin juga kita akan sampai pada jembatan itu dan kemudian menyeberanginya.
       Dalam syari'at, memberi kesempatan kepada pikiran untuk memikirkan masa depan dan membuka alam ghaib kemudian kita hanyut dalam kecemasan yang hanya baru berupa dugaan, adalah sesuatu yang tidak dibenarkan. Karena ini termasuk angan-angan yang berlebihan dan terlalu jauh (thuulul amal). Secara nalarpun, tindakan tersebut tidak masuk akal, karena sama halnya dengan berperang melawan bayang-bayang.
       Namun ironisnya, kebanyakkan manusia di dunia justru banyak yang termakan oleh ramalan-ramalan tentang kelaparan, kemiskinan, wabaj penyakit dan krisis yang akan menimpa mereka.
Mereka yang menangis sedih menatap masa depan adalah mereka yang mengira dirinya akan hidup kelaparan, menderita sakit dan memperkirakan umur dunia ini tinggal seratus tahun lagi. Padahal, orang yang sadar bahwa hidupnya berada di genggaman yang lain, tentu tidak akan menggadaikannya untuk sesuatu yang tidak ada. Dan orang yang tidak tahu kapan akan mati, tentu salah besar bila justru harus menyibukkan diri dengan suatu yang belun ada dan belum berwujud.
       Biarkan hari esok datang dengan sendirinya. Jangan pernah menanyakan kabar tentangnya dan jangan pula menanti serangan petakanya. Sebab, hari ini anda sudah sangat sibuk. Untuk itu, hindari angan-angan yang berlebihan.

Jangan Pernah Mengharapkan Kata Terima Kasih

       Tabiat untuk mengingkari, membangkang dan meremehkan suatu kenikmatan adalah penyakit yang umum menimpa jiwa manusia. Karena itu, jangan pernah anda merasa heran dan resah bila mendapatkan mereka mengingkari kebaikan yang pernah anda berikan, mencampakkan budi baik yang telah anda persembahkan. Bahkan, tak usah resah bila mereka sampai memusuhi anda dengan sangat keji dan membenci anda sampai mendarah daging, sebab semua itu mereka lakukan justru karena anda telah berbuat baik kepada mereka.
       Sebagai contoh, seorang ayah yang telah memelihara dan mendidiknya dengan baik. Ia memberinya makan, pakaian, minuman, pendidikan hingga sang anak menjadi pandai, rela tidak tidur demi anaknya, rela tidak makan asal anaknya kenyang bahkan mau bersusah payah agar anaknya bahagia. Namun apa daya, ketika anak itu sudah berkumis lebat dan kuat tulangnya, ia laksana anjing galak yang menggonggong kepada orang tuanya. Tak hanya berani menghina, tapi juga melecehkan, acuh tak acuh, congkak dan durhaka kepada orang tuanya. Bukan saja ditunjukkan dengan perkataan, tapi juga perbuatan.
       Oleh karena itu, siapa saja yang kebaikannya diabaikan dan dilecehkan oleh orang-orang yang menyalahi fitrahnya, sudah sepantasnya menghadapi semua itu dengan kepala dingin dan berlapang dada. Karena itulah yang akan mendatangkan pahala dari Allah swt yang perbendaharaannya tidak pernah habis dan sirna.
       Ini bukan berarti menyuruh anda untuk meninggalkan kebaikan yang telah anda lakukan selama ini, atau agar anda tidak berbuat baik lagi kepada orang lain. Ini semata-mata agar anda tidak goyah dan tidak terpengaruh sedikitpun oleh kekejian dan pengingkaran mereka atas semua kebaikan yang telah anda perbuat. Dan anda jangan pernah bersedih atas apa yang mereka perbuat.
       Berbuat baiklah hanya demi Allah semata, maka anda akan menguasai keadaan, tak akan pernah terusik oleh kebencian mereka dan tidak akan pernah terancam oleh perlakuan keji mereka. Anda harus bersyukur kepada Allah karena anda dapat berbuat baik ketika orang-orang di sekitar anda berbuat jahat. Dan ketahuilah bahwa tangan diatas itu lebih baik dari tangan yang di bawah.
       Masih banyak orang yang berakal yang sering kali hilang kendali dan menjadi kacau pikirannya saat menghadapi kritikan atau cercaan pedas dari orang-orang disekitarnya.
       Anda tidak perlu terkejut manakala menghadiahkan sebatang pena lalu dipakai untuk menulis cemoohan kepada anda. Itu semua adalah watak dasar manusia yang selalu mengingkari dan tak pernah bersyukur kepada Penciptanya. Begitulah, kepada Tuhannya saja mereka berani membangkang, apalagi kepada anda.

07 Januari 2016

Cara Mudah Menghadapi Kritikan Pedas

Sang Pencipta dan Pemberi Rezeki, acapkali mendapat cacian, hujatan dan cercaan dari hamba-Nya yang tak berakal. Apalagi kita sebagai manusia yang selalu terpeleset dalam kesalahan dan kekhilafan.
Dalam hidup ini, bila kita merasa sebagai seseorang yang senantiasa memberi, memperbaiki, mempengaruhi dan berusaha membangun, maka kita akan selalu menemui kritikan-kritikan yang pedas dan pahit. Bahkan sesekali kita akan mendapat cemoohan dan hinaan.
Mereka tidak akan pernah diam mengkritik kita sebelum kita masuk ke dalan liang bumi, menaiki tangga langit dan berpisah dengan mereka. Bila kita masih berada di tengah-tengah mereka, maka akan selalu ada perbuatan mereka yang membuat kita sedih dan meneteskan air mata atau membuat tempat tidur kita selalu terasa gerah.
Perlu diingat bahwa orang yang duduk diatas tanah itu tidak akan pernah jatuh dan manusia tidak akan pernah menendang anjing yang sudah mati. Adapun mereka merasa marah dan kesal kepada kita karena mungkin kita telah mengungguli mereka dalam hal kebaikan, keilmuan, tindak tanduk ataupun harta kekayaan. Jelasnya, kita di mata mereka adalah orang berdosa yang tak terampuni sampai kita melepaskan semua karunia dan nikmat Allah yang ada pada diri kita atau sampai kita meninggalkan semua sifat terpuji dan nilai-nilai luhur yang selama ini kita pegang teguh hingga menjadi orang pandir, bodoh dan tolol, itulah yang mereka inginkan.
Oleh sebab itu, waspadalah terhadap apa yang mereka katakan. Kuatkan jiwa untuk mendengar kritikan, cemoohan dan hinaan dari mereka. Bersikaplah laksana batu cadas yang tetap berdiri kokoh meski diterpa butiran-butiran salju yang menderanya setiap saat bahkan ia semakin kokoh karenanya. Ini berarti bahwa bika kita merasa terusik dan terpengaruh oleh kritikan atau cemoohan mereka, berarti kita telah meluluskan keinginan mereka untuk mengotori dan mencemari kehidupan kita. Hal yang terbaik adalah menjawab dan merespon semua kritikan mereka dengan menunjukkan akhlak yang baik. Acuhkan saja mereka dan jangan pernah merasa tertekan oleh setiap upadaya mereka yang ingin menjatuhkan kita. Sebab, kritikan mereka yang menyakitkan itu pada hakikatnya merupakan ungkapan penghormatan untuk kita. Yakni, semakin tinggi derajat dan posisi yang kita duduki, maka akan semakin pedas pula kritikan itu.
Betapapun kita akan kesulitan untuk membungkam mulut mereka dab menahan gerakan lidah mereka. Yang kita harus lakukan hanyalah mengubur dalam-dalam setiap kritikan mereka, mengabaikan solah polah mereka dan kita dapat menyumpal mulut mereka dengan potongan-potongan daging agar diam seribu basa dengan cara memperbanyak keutamaan, memperbaiki akhlak dan meluruskan setiap kesalahan kita. Dan bila kita ingin diterima oleh semua pihak, dicintai semua orang dan terhindar dari celaan dan cemoohan serta hinaan, berarti kita telah menginginkan sesuatu hal yang mustahil terjadi dan berangan-angan tentang sesuatu yang terlalu jauh untuk diwujudkan.

05 Januari 2016

HARGA KEBUTUHAN POKOK MEMICU STRESS MASSAL

STRESS bukan hanya melanda secara individu, tapi menjadi fenomena umum di masyarakat. Hal ini dipicu oleh tekanan hidup yang dirasakan semakin berat.
Dari sisi ekonomi, harga-harga kebutuhan pokok yang kian meningkat dan tak terjangkau menjadi pemicu stress setiap harinya. Dari sisi sosial, lingkungan masyarakat yang semakin egois dan indivudialis. Tidak ada lagi kepedulian satu sama lain. Tidak ada yang empati dan sensitif ketika ada tetangga yang kekurangan bahkan jatuh miskin dan terpuruk. Padahal boleh jadi diantara tetangga itu banyak yang berlebihan. Bahkan hubungan kekeluargaanpun semakin hambar. Sifat gotong royong semakin jauh dari budaya masyarakat. Di tambah lagi dengan beratnya mendidik anak yang dicekoki gaya hidup bebas. Anak-anak sekarang banyak menuntut, susah diatur, tidak patuh bahkan semakin berani pada orang tua.
Inilah kondisi masyarakat dalam sistem kapitalis yang terjadi saat ini.

31 Desember 2015

Happy New Year

Selamat tinggal 2015, engkau telah banyak menorehkan kenangan. Pahit manisnya kenangan itu telah menjadi sejarah perjalanan hidup yang tak terlupakan. Intrik menarik kerap terjadi mengiri perjalanan waktu menapaki jejak langkah kehidupan yang semakin bernuansa dan berirama. Terkadang iramanya tak tentu lagu, kadang merdu merayu. Itulah dinamika hidup yang terjadi. Catatan akhir tahun ini semoga menjadi awal menapaki jejak langkah di tahun berikutnya...
Selamat datang 2016, tanpa dipanggil engkau pasti datang untuk melanjutkan kisah perjalanan hidup. Semoga kedatanganmu membawa nuansa baru yang lebih indah, lebih berwarna. Torehan kisah baru semoga kan terukir manis, semanis harapan yang diimpikan. Karena kedatanganmu adalah sebuah perwujudan masa depan yang menjanjikan segala harapan, angan dan impian.
Selamat Tahun Baru 2016, semoga mimpi dan harapan akan menjadi kenyataan dan semoga limpahan berkah dan anugerah Allah swt senantian mengiringi perjalan hidup ini. Amiin.

30 Desember 2015

Aku Cinta Indonesia

Sebelumnya saya mohon maaf kepada seluruh warga masyarakat Indonesia, saya bukan siapa-siapa. Saya hanyalah putra bangsa yang sangat mencintai bangsanya.
Ini hanyalah sebuah ungkapan hati dan perasaan dengan tidak memiliki maksud apa-apa, sekedar menggugah cara pandang terhadap sesuatu permasalahan di negeri ini agar lebih subjektif lagi dalam menyikapinya.
Saya termasuk orang yang menyukai film dan senang menonton film-film yang ditayangkan di stasiun-stasiun televisi Indonesia. Kali pertama saya tahu bahwa ada aturan untuk mensensor adegan-adegan yang mungkin katanya bisa memberikan dampak buruk bagi perilaku bangsa ini, seperti pemburaman bagian belahan dada wanita, adegan merokok, senjata api, adegan kekerasan dan lain sebagainya.
Termasuk juga pemotongan adegan yang dianggap sangat ekstrim.
Saya sebagai pecinta dan penikmat film merasa terganggu dengan adanya itu semua karena yang saya pikir, peristiwa-peristiwa yang terjadi di negeri ini yang berkaitan dengan kekerasan, narkoba, asusila dan lain sebagainya itu bukan 100% pengaruh dari adegan sebuah film. Melainkan kembali pada sikap dan perilaku kita. Biarkanlah adegan itu apa adanya, kecuali mungkin bila ada adegan yang berbau pornografinya, saya rasa bolehlah itu di buang. Tapi selebihnya biarkan adegan-adegan itu berlangsung apa adanya, karena saya yakin pembuat film itu sendiri ingin memberikan dan menyuguhkan adegan apa adanya dan senatural mungkin. Terlebih lagi saat terjadi pemburaman itu masih bisa terlihat, seperti orang sedang merokok, orang sedang memegang senjata api dan sebagainya, meski tersamar tapi masih bisa tampak dan terlihat bahwa adegan itu seperti itu. Jadi saya rasa pemburaman itu tidak perlu karena justru mengganggu kenikmatan kita dalam menonton film. Begitu juga dengan pemotongan adegan, yang saya rasakan malah jadi mengurangi nilai rasa karena cerita yang tak nyambung dan emosi yang tergantung.
Jadi mohon maaf kepada semuanya, ini sangat-sangat tidak objektif. Bisa dibayangkan bila sebuah film berisi adegan yang sebagian besar memuat adegan kekerasan. Seandainya harus dipotong, maka durasi 2 jam bisa menjadi cuma 20 menit saja karena adegannya habis disensor.
Intinya begini, dalam menyikapi segala sesuatu itu haruslah objektif.
Menurut saya, ini cuma pendapat saja. Bahwa semua yang ditakutkan dan dikhawatirkan itu tidak akan pernah terjadi bila moral bangsa ini baik. Seperti yang saya bilang semua berpulang pada perilaku, dan bila perilakunya memang baik, saya rasa pasti akan mampu memilah dan memilih mana yang baik dan mana yang tidak. Dan semua ini bisa dicapai melalui pendidikan. Ya, Pendidikan Moral yang senantiasa harus dijaga dan dilestarikan. Karena katanya sejak reformasi bergulir, bangsa kita mengalami dekadensi moral yang cukup memprihatinkan. Ini sebetulnya yang harus dibenahi, bukan merusak tontonan yang memang sudah bagus. Sebagai sebuah karya seni, film adalah sebagai sarana hiburan. Bagaimana kita akan terhibur bila tontonannya terganggu.
Ini sekedar pendapat dari seorang anak bangsa yang mencintai bangsanya dan merasa prihatin pada nasib generasi-generasi penerus yang sudah mulai luntur rasa kecintaannya terhadap bangsa ini. Terlebih lagi sistem pendidikan yang kurang memperhatikan mutu anak didik, sehingga moral anak bangsa ini menjadi merosot. Terima kasih. Salam Indonesia.

13 September 2015

Filosofi Kakap dan Teri

Kakap termasuk ikan laut yang cukup mahal harganya, apalagi bila disajikan di rentoran yang cukup terkenal. Sebagai ikan laut, kakap hidup secara berkelompok dengan bentuk tubuh yang pipih dan memiliki sirip memanjang sepanjang punggungnya. Di Indonesia, kakap yang banyak ditemui adalah jenis kakap merah.
Teri termasuk ikan laut yang relatif kecil dan hidup berkelompok hingga ribuan bahkan jutaan ekor dalam setiap kelompoknya. Namun harga didarat relatif murah tapi banyak disukai.
Sering kita dengar ada istilah kelas kakap dan kelas teri,, ungkapan itu untuk menunjukkan bahwa kelas kakap ditujukan bagi orang-orang kelas menengah keatas sedangkan kelas teri ditujukan bagi orang-orang kelas menengah ke bawah.
Fenomena kehidupan tak jarang orang-orang kelas teri ini hanya dipandang sebelah mata. Sementara orang-orang kelas kakap banyak di sanjung dan dipuja.
Sebuah pelajaran, bila kita digigit kakap akan menimbulkan luka yang cukup lumayan, namun bila kita digigit teri, rasanya hanya seperti di gelitik saja. Padahal bila teri sudah membentuk sebuah koloni besar hingga jutaan ekor, maka akan mampu menggulingkan kapal yang cukup besar.
Jadi hati-hati, jangan pernah menyakiti ikan teri.

22 Januari 2015

Window Kembali Ingin Dicintai

Pada sebuah acara yang berlangsung Rabu, 21 Januari 2015, Microsoft akhirnya secara resmi memperkenalkan sistem operasi terbaru Windows 10.

Menurut CEO Microsoft Satya Nadella, Windows 10 adalah kesempatan kedua bagi Microsoft untuk membangun kembali citra piranti lunak besutan perusahaannya di era perangkat mobile.

Nadella ingin mengubah sudut pandang kebanyakan orang yang selama ini membeli komputer, tablet, atau smartphone berbasis Windows karena menganggap harganya yang terjangkau. Dengan Windows 10, diharapkan para konsumen membeli perangkat besutan Microsoft karena mencintai Windows.

"Kami ingin mengubah citra yang awalnya sebagai Windows yang dibutuhkan orang, menjadi Windows yang dipilih dan dicintai. Ini adalah tujuan kami," ungkap Nadella seperti yang dikutip dari laman Business Insider, Kamis (22/1/2015).

Windows 10 diklaim akan menjadi tonggak sejarah baru bagi Microsoft. Untuk pertama kalinya perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates itu menelurkan sebuah sistem operasi terintegrasi yang kompatibel dengan banyak jenis perangkat.

Windows 10 akan mengusung konsep platform universal yang memiliki suatu aplikasi universal dan satu toko aplikasi untuk beragam jenis perangkat.

Nantinya tidak akan ada lagi pemisahan antara Windows (di PC dan tablet) dan Windows Phone (untuk smartphone). Keduanya akan sama-sama berjalan di platform Windows 10.

Microsoft memberikan upgrade gratis untuk para pengguna Windows 7 dan Windows 8 ke Windows 10. Namun upgrade gratis ini diberikan dalam jangka waktu terbatas yakni selama satu tahun setelah Windows 10 dirilis ke pasaran.

sumber  :  Liputan6.com

10 Oktober 2013

Aku Bangga Berkulit Sawo Matang



Bangsa Indonesia termasuk bangsa yang berkulit sawo matang, hmmmm, tetap banyak lho orang Indonesia yang merasa rendah diri punya kulit sawo matang. Padahal, kulit sawo matang adalah kulit yang istimewa. Mau tahu istimewanya seperti apa ? Ternyata kulit sawo matang ini merupakan pelindung alami.

Si Pelindung Alami
     Keadaan alam di planet Bumi berbeda-beda. Di Indonesia, matahari bersinar sepanjang tahun dan sangat panas. Sinar matahari mengandung sinar ultra violet. Sinar ultra violet ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kanker kulit. terutama bagi kulit yang tidak memiliki pigmen melanin. Soalnya, pigmen melanin berguna untuk mengolah sinar ultraviolet. Jika memiliki pigmen melanin, maka manuisa dapat terhindar dari penyakit kanker kulit.
     Pigmen melanin menyebabkan kulit berwarna sawo matang. Bangsa yang berkulit putih memiliki sedikit sekali pigmen melanin. Kamu mungkin pernah melihat kulit putih bertotol-totol cokelat. Totol-totol cokelat itu adalah pigmen melanin. Tentu saja bangsa berkulit putih kuatir kena penyakit kanker kulit. Mereka harus banyak-banyak membubuhkan zat pelindung sinar matahari di kulitnya.
Sebaliknya, orang Indonesia sangat beruntung memiliki kulit sawo matang. Tanpa harus memakai zat pelindung sinar matahari, bangsa Indonesia tetap sehat. Bangsa Indonesia memiliki pelindung alamai berupa kulit sawo matang.

"Rupanya, warna kulit manusia sudah disesuaikan dengan alamnya masing-masing. Warna kulit orang Indonesia paling cocok untuk alam Indonesia. Kulit sawo matang adalah anugerah yang luar biasa bagi orang Indonesia. Orang Indonesia boleh bangga pada kulitnya. apalagi, jika kulit sawo matangnya dirawat bersih, indah seperti madu yang keemasan."

15 April 2013

Ujian Nasional Tiba, Bergembiralah !!

Ketika menghadapi ujian, perasaan yang seharusnya muncul adalah debar senang karena akan naik jenjang ke kehidupan yang lebih tinggi. Anak-anak usia SD yang remaja awal akan naik ke jenjang SMP. Juga usia remaja akhir, yakni SMP akan naik ke jenjang SMA. Selain itu, dari rema ja akhir ke masa remaja dewasa awal, yaitu dari SMA ke jenjang Perguruan Tinggi, bekerja atau menikah.
Mari kita gambarkan kuat-kuat bahwa lulus ujian itu menyenangkan. Menghadapi. Menghadapi ujian berarti menuju jenjang hidup yang lebih tinggi. itu terwakili dari warna baju seragam sekolah yang berdeba. Ada juga hak dan kewajiban baru pada jenjang yang lebih tinggi yang dulu tidak diperbolehkan. misalnya, mengurus KTP dan SIM yang berarti diperlakukan sebagai orang dewasa oleh Negara.
Kegembiraan itu kini tertutupi aneka "hati-hati" dan "awas". Menjelang ujian nasional (UN) yang terdengar hati-hati, sudah dekat ujian, ayo belajar (dan seakan belajar hanya untuk ujian); awas, sekarang sulit lho ujiannya, awas sekarang pengawasannya semakin ketat. Hati-hati macam soalnya banyak atau awas nggak bisa nyontek (seakan menyontek adalah hal yang dibenarkan). Dampaknya, adik, kakak, teman main, televisi atau aktivitas bermain dijauhkan agar anak bisa belajar untuk menghadapi UN. UN seperti menjadi musuh besar.
Mengapa jadi terkesan menyeramkan ? UN juga dijadikan sebagai tolok ukur prestasi sekolah, sehingga sekolah tersebut merasa terbebani. Beban itu dibagi kepada guru dan selanjutnya guru menbagi beban tersebut kepada anak didiknya. Akibatnya, anak sekolah menjadi instrumen dalam mencapai prestasi sekolah. Bukan sebaliknya, prestasi anak yang mendongkrak prestasi sekolah. Makna itu berbeda. Yang satu, anak menjadi objek dan satu lagi anak menjadi subjek. Akibatnya, dua hal tersebut juga berdampak berbeda dalam perkembangan anak.
Dalam perspektif psikologi perkembangan rentang kehidupan (life span perspektif), psikologis perkemabngan anak sebelumnya akan mempengaruhi psikologis perkembangan selanjutnya. Pengalaman UN yang menyeramkan dan menakutkan akan memepengaruhi psikologis perkembangan anak selanjutnya. UN telah menguras semua aspek perkembangan anak, mulai kognisi, afeksi dan psikomotor sang anak. Anak mengasah kognisinya dengan memperbanyak latihan soal (metode drill) yang membuat mereka seperti mesin dan menghafal jenis soal. Muncullah strategi anak memecahkan soal namun tidak memahami konsepnya. Dalam diri anak juga terjadi perkemabangan afeksi atau emosi. Nah, sayangnya, emosi yang terstrimulasi dalam kelas  kehidupan UN adalah perasaan cemas, takut dan superheboh. Karena ittu, anak-anak tidak mudah lagi tersenyum (atau mungkin senyum juga dilarang, harus serius karena mau UN). Gambaran yag terjadi adalah wajah anak yang capek karena turorial pelajaran yang terus-menerus dan cemas dalam menghadapi ujian.
Psikomotor jelas terlihat mulai gerak tangan yang mencoba menghitamkan lembar jawaban ujian (LJU), sehingga sensor penglihatan dan koordinasinya dengan gerak tangan juga terasah secara terus-menerus karena latihan ujian yang terus-menerus pula.
Wow..........terlihat sekali bahwa kehidupan anak yang menjalani unas terstimulasi dalam segala aspek perkembangan. Tentunya, harapan orang tua, pendidik dan orang dewasa lainnya adalah psikologis perkembangan anak yang terasah karena unas itu bisa berdampak positif. Bagaimana caranya ? Tahap pertama, membuat lingkungan yang menyenangkan. Ajari anak bersikap positif. Unas memang ditunggu-tunggu sebagai tanda penuntasan jenjang pendidikan.
Ujian Nasional merupakan gerbang ketuntasan dalam jenjang pendidikan. Sukses melaksanakan UN adalah penanda ketuntasan anak di jenjang yang ada (bukan penanda prestasi sekolah, apalagi penanda prestasi Kepala Dinas Pendidikan). Nuansanya harus dibuat seperti ketika anak menunggu liburan dan seperti nyanyian penyanyi Tasya saat masih kecil (penyanyi cilik). Libur tlah tiba, libur tlah tiba, hore...hore...hore! Setelah sikap positif terbentuk, motivasi akan mudah diberikan agar anak tumbuh percaya diri dan rieleks. Terbukti, anak-anak yang mempu mendapat nilai tinggi bukanlah anak yang menduduki rangking atas, tetapi justru anak-anak yang tidak terduga.
Psikologi mereka tenang karena tidak ada tekanan untuk menjadi yang terbaik seperti anak-anak rangking atas. Selanjutnya, ketika bersikap positif dan percaya diri, anak akan merasa bahwa tanggung jawab menyelesaikan UN dengan nilai baik merupakan tanggung jawab pribadinya. Dia tidak harus ikut bertanggung jawab atas nilai teman-temannya agar nilai UN-nya disekolah baik. Personalisasi tanggungjawab itu membentuk pribadi tangguh dan siap menghadapi tantangan. Dia tidak berharap menunggu bantuan jawaban dari temannya yang dianggap pintar.
Katika anak mulai bertanggungjawab dan tangguh, muncullah kejujuran, sehingga mengikis prakti mencontek. Sekali lagi, anak tangguh adalah anak yang mahal dan langka saat ini. Alangkah banyak orang tua yang karena perasaan bersalahnya sering memebrikan fasilitas agar anak tidak merasa susah atau permisif.
Dari titik awal sikap positif itu, dengan tahap yang positif pula, secara psikologis anak kita, generasi penerus kita akan tumbuh menjadi anak yang berkembang dengan baik. Pengalaman UN adalah pengalaman yang menyenangkan dan menjadi penanda ketuntasan jenjang pendidikan serta batas akhir kemampuan memasuki tahap psikologis perkembangan selanjutnya. Mari ajak mereka bernyanyi gembira. UN tlah tiba,,,,,,UN tlah tiba.....hore,,,hore,,,hore!!!

13 Oktober 2012

ASPI dan AIPS


ASPI dan AIPS
Akhlak Suami Pada Isteri dan Akhlak Isteri Pada Suami

Sepasang suami isteri merupakan pakaian bagi masing-masing dimana keduanya bisa saling memiliki dan menikmati indahnya hidup dan kehidupan berumahtangga. Dalam mengarungi kehidupan tersebut tidak bisa lepas dari akhlak. Akhlak dimaksud adalah bagaimana cara suami memperlakukan isteri atau sebaliknya, bagaimana seorang isteri memperlakukan suami.
            Berikut ini akan dijelaskan beberapa hal menyangkut bagaimana akhlak seorang suami pada isteri dan akhlak seorang isteri pada suami.

Akhlak Seorang Suami Terhadap Isteri

Dalam Islam, keluarga diakui dan dihormati sebagai basis masyarakat. Nilai-nilai luhur ditanamkan untuk memelihara hubungan-hubungan yang sehat dan harmonis dalam keluarga, peraturan-peraturan akhlak mengenai hubungan-hubungan ini oleh karenanya menjadi sangat penting.
“Dan pergaulilah isteri-isteri kalian dengan baik. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak”. (QS. An-Nisaa’ : 19)
Barang siapa menggembirakan hati isteri, (maka) seakan-akan menangis takut kepada Allah. Barang siapa menangis takut kepada Allah, maka Allah mengharamkan tubuhnya dari api neraka. Sesungguhnya ketika suami isteri saling memperhatikan, maka Allah memperhatikan mereka berdua dengan penuh rahmat. Manakala suami merengkuh telapak tangan isteri (diremas-remas), maka berguguranlah dosa-dosa suami-isteri itu dari sela-sela jarinya. (HR. Maisarah bin Ali dari Ar-Rafi’ dari Abu Sa’ad Al-Khuruzi)

  • Dalam pandangan Islam, orang yang terbaik adalah yang terbaik dan terarah pada isterinya. Berlaku santun terhadap isteri adalah bagian dari akhlak Islam.
  • Karier seorang laki-laki tidak harus dikejar dengan mengorbankan semua tujuan suci sedemikian rupa, sehingga beresiko menghancurkan perkawinan yang suci pula. Terlepas dari seberapa keras ia harus bekerja untuk memberi nafkah bagi keluarganya, bagaimanapun sang suami tetap memiliki kewajiban untuk meluangkan waktu bagi isterinya. Hal ini dapat dipenuhi lewat hiburan, menikmati saat-saat bercengkerama, bermain olahraga bersama atau bentuk-bentuk lain yang bisa digunakan untuk mengisi waktu luang bersama isteri yang diperkenankan oleh Islam.
  • Adalah menjadi bagian kebaikan seorang suami terhadap isterinya untuk memenuhi segala kebutuhannya, sepanjang tidakbertentangan dengan Islam. Sesungguhnya cara terbaik membelanjakan uang dalam pandangan islam adalah memberi nafkah pada keluarga.
  • Meskipun melakukan shalat di dalam rumah lebih baik daripada di masjid bagi perempuan, seorang suami tidak harus melarang isterinya untuk pergi ke masjid bila sang isteri ingin melaksanakan shalat di masjid.
  • Membicarakan masalah-masalah pribadi dengan orang, yaitu perihal seksual, adalah sesuatu yang sepenuhnya diharamkan dalam Islam.
  • Kecemburuan seorang suami terhadap isterinya ada dua macam, kecurigaan atau kecemburuan yang tidak ada dasarnya atau cemburu buta, ini yang harus dijauhi dan kecemburuan dimana terdapat alasan yang kuat, ini yang dianjurkan tapi tetap dengan cara-cara halus dan baik.
  • Seorang suami tidakboleh membenci isterinya karena jika ia tidak menyukai salah satu karakteristiknya, ia bleh jadi menyukai sifatnya yang lain. Secara insidental, diharamkan dalam islam untuk mengubah karakteristik-karakteristik sang isteri yang tidak disukai suaminya sepanjang karakteristik-karakteristik itu tidak kontradiktif dengan Islam. Seorang isteri memiliki personalitasnya sendiri yang berbeda dari suaminya dan ia tidak berhak untuk menghancurkan kepribadian isterinya dan menyesuaikannya dengan kepribadiannya. Suami harus menyadari bahwa mungkin ada elemen-elemen tertentu dari karakter isterinya yang tidak menyenangkannya, sebagaimana halnya mungkin ada aspek-aspek tertentu dari karakteristik yang tidak disukai olehnya.
  • Seorang suami tidak boleh mencaci maki isterinya atau kerabatnya.
  • Hubungan suami isteri memiliki sifat khusus. Ia tidak akan membuahkan hasil, kecuali jika pasangan itu berusaha mengatasi hambatan-hambatan artifisial yang disebabkan oleh rasa malu dan hambatan-hambatan sosial.
  • Hak yang diberikan pada suami untuk memimpin keluarga, tidak boleh mengakibatkan terjadinya penyalahgunaan dan tindakan yang melampaui batas otoritasnya. Oleh karena itu, ia tidak boleh meminta isterinya untuk melakukan sesuatu yang diluar kemampuannya atau memberinya perintah yang amat banyak.
  • Bagi seorang suami yang menghormati dan menghargai kerabat dekat isterinya akan memperkuat hubungannya dengan isterinya.
  • Menghargai, merespek dan bersikap ramah terhadap teman-teman dan keluarga isterinya sebenarnya menjadi pertandan dari penghargaannya terhadap isterinya.
  • Sebagaimana telah disebutkan dalam pasal 12, persyaratan-persyaratan yang paling penting untuk dipenuhi dalam perkawinan adalah persyaratan-persyaratan yang terkandung dalam kontrak perkawinan. Oleh karena itu, setelah perkawinan, persyaratan-persyaratan tersebut harus betul-betul diperhatikan, tidak boleh diabaikan dan dilupakan asalkan semuanya itu sesuai dengan hukum Islam.
  • Selalu mengingat-ingat dan menghitung kesalahan seorang isteri, mencela perbuatan-perbuatannya dan seringkali menyalahkannya, akan membahayakan ikatan perkawinan. Suami dianjurkan untuk melupakan kesalahan-kesalahan isterinya dalam berbagai hal.
  • Sikap tidak acuh seorang suami dan ayah terhadap isteri dan anak-anaknya yang melanggar ajaran-ajaran Islam adalah merupakan kesalahan besar yang tidak boleh dilakukan seorang muslim.
  • Bagi suami yang mencaci maki isterinya atau menyalahkan perbuatan-perbuatannya di depan orang lain, seperti anak-anak mereka, saudara dan lain-lain adalah merupakan sikap yang kasar.
  • Seorang suami tidak diperbolehkan menyuruh isterinya bekerja untuk menghasilkan uang. Memberinya nafkah adalah tanggung jawab suami saja.
  • Pada waktu pulang ke rumah, suami tidak boleh memasuki rumah tanpa lebih dulu memberi tahu keluarganya akan kedatangannya dengan menyembunyikan bel atau mengetuk pintu. Ia harus memberi isyarat kedatangannya, dengan memuji nama Allah, memberikan salam pada mereka, shalat dua rakaat dan baru menanyakan bagaimana keadaan mereka.
  • Suami harus selalu berusaha menjaga aroma mulutnya agar senantiasa menyenangkan, sehingga sang isteri tidak akan merasa terganggu atau tidak menyenangkan hatinya.
  • Hubungan suami isteri harus ditandai oleh adanya keseimbangan antara keteguhan hati yang tidak disertai kekerasan dan fleksibelitas tanpa kelemahan.

Akhlak Seorang Isteri Terhadap Suami

Akhal seorang isteri terhadap suami antara lain adalah sebagai berikut :


  • Wajib mentaati suami, selama bukan untuk bermaksiat kepada Allah SWT. Al-Bazaar dan Ath-Thabrani meriwayatkan bahwa seorang wanita pernah datang kepada Rasulullah SAW lalu berkata : “Aku adalah utusan para wanita kepada engkau, jihat ini telah diwajibkan Allah kepada kaum laki-laki, jika menang diberi pahala dan jika terbunuh mereka tetap hidup diberi rezeki oleh Allah, tetapi kaum wanita yang membantu mereka, pahala apa yang kami terima ?” Nabi SAW menjawab : “Sampaikanlah kepada wanita yang engkau jumpai bahwa taat kepada suami dan mengakui haknya itu sama dengan jihad dijalah Allah, tetapi sedikit sekali diantara kamu yang melakukannya.”
  • Menjaga kehormatan dan harta suami. Allah berfirman : “Maka wanita-wanita yang baik itu ialah yang mentaati suaminya dan menjaga hal-hal yang tersembunyi dengan cara yang dipelihara oleh Allah.” (QS. An-Nisaa’ : 34)
  • Menjaga kemuliaan dan perasaan suami. Ketika Asma bin Kharijah al-Fazariyah menyerahkan anak perempuannya kepada suaminya di malam pernikahannya, ia berkata : “Wahai anakku, sesungguhnya engkau telah keluar dari kehidupan yang selama ini engkau kenal. Sekarang engkau akan berada di ranjang yang belum pernah engkau ketahui, bersama pasangan yang belum sepenuhnya engkau kenali. Karena itu, jadilah engkau bumi baginya dan ida akan menjadi langit bagimu, jadilah engkau hamparan baginya dan dia akan menjadi hamba sahaya bagimu. Janganlah engkau menentangnya, sehingga ia membencimu. Janganlah engkau menjauh darinya, sehingga ia melupakanmu. Jika ia menjauh darimu, maka menjauh pulalah engkau darinya dan jagalah hidungnya, pendengarannya dan matanya. Jangan sampai ia mencium darimu kecuali yang harum, janganlah ia mendengar kecuali yang baik-baik darimu dan janganlah ia memandang kecuali yang cantik darimu.”
  • Melaksanakan hak suami, mengatur rumah dan mendidik anak. Anas ra berkata : “Para sahabat Rasulullah Saw apabila menyerahkan pengantin wanita kepada suaminya, mereka memerintahkan agar melayani suami, menjaga haknya dan mendidik anak-anaknya.”
  •  Tidak boleh seorang isteri menerima tamu yang tidak disenangi oleh suaminya.
  • Seorang isteri tidak boleh melawan suaminya, baik dengan kata-kata kasar maupun dengan sikap sombong.
  • Tidak boleh membanggakan sesuatu tentang diri dan keluarganya di hadapan suami, baik kekayaan, keturunan maupun kecantikannya.
  •  Tidak boleh menilai dan memandang rendah suaminya.
  • Tidak boleh menuduh kesalahan atau mendakwa suaminya, tanpa bukti-bukti dan saksi-saksi.
  •  Tidak boleh menjelek-jelekkan keluarga suami.
  •  Tidak boleh menunjukkan pertentangan di hadapan anak-anak.
  • Agar perempuan (isteri) menjaga iddahnya, bila ditalak atau ditinggal mati oleh suaminya, demi kesucian ikatan perkawinannya.
  • Apabila melepas suami pergi bekerja, lepaslah suami dengan sikap kasih dan apabila menerima suami pulang bekerja, sambutlah kedatangannya dengan muka manis, tersenyum, pakaian besih dan berhias diri sehingga terlihat cantik dihadapan suami.
  • Setiap wanita (isteri) harus dapat mempersiapkan keperluan makan, minum dan pakaian suaminya.
  • Seorang isteri harus pandai mengatur dan mengerjakan tugas-tugas rumah tangganya.




-----ooooo0ooooo-----

22 Desember 2010

UFO ALIEN

UFO dan Alien Sudah Tampak sejak 1954

Rabu, 22 Desember 2010 | 18:48 WIB


WELLINGTON, KOMPAS.com — Pihak militer Selandia Baru pada Rabu (22/12/2010) merilis ratusan laporan tentang penampakan UFO dan alien yang berstatus rahasia.

Laporan yang dimulai pada 1954 hingga 2009 itu dirilis dengan menjunjung kebebasan hukum infromasi karena Pasukan Pertahanan Selandia Baru menghapus nama dan materi identitas lainnya dalam laporan itu.

Dalam dokumen setebal 2.000 halaman itu, anggota masyarakat, prajurit militer, dan pilot komersial menggambarkan penglihatannya terhadap cahaya yang bergerak di langit.

Termasuk dalam beberapa laporan tersebut adalah gambaran tentang piring terbang, deskripsi para alien yang memakai topeng firaun, dan dugaan tentang contoh tulisan yang berasal dari luar angkasa.

Sebelum disiarkan, Komandan Skadron Angkatan Udara Kavae Tamariki mengatakan, Pasukan Pertahanan tidak memiliki narasumber untuk menyelidiki penampakan UFO itu dan tidak akan berkomentar tentang isi berkas tersebut.

"Kami hanya melakukan pengumpulan informasi. Kami tidak menyelidiki atau membuat pelaporan, kami tidak memperkuat apa pun dalam laporan itu," katanya kepada Dominion Post.

Salah satu dari berkas itu terkait dua penampakan cahaya aneh di kota Kaikoura, Pulau Selatan, pada 1978, yang salah satunya terekam oleh kru televisi yang sedang berada di pesawat ketika berada di wilayah itu.

Kejadian tersebut langsung menjadi pusat pemberitaan secara internasional. Namun, sebuah laporan Angkatan Udara menjelaskan, itu hanya fenomena alam, seperti halnya cahaya kapal yang terpantul oleh awan atau sebuah penampakan tak biasa dari Planet Venus.

Dokumen asli dari laporan yang dirilis pada Rabu itu akan tetap tersegel di arsip nasional hingga tahun 2080

Menikmati sarapan dengan pemandangan pegunungan kini menjadi impian liburan ideal bagi banyak orang yang ingin melepas penat dari hiruk-pik...