25 Maret 2023

Sosialita

Sosialita adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang aktif dalam kehidupan sosial, biasanya di kalangan orang kaya atau selebriti. Seorang sosialita biasanya memiliki jaringan luas dari teman dan kenalan dan seringa menghadiri acara-acara sosial seperti pesta, acara amal dan pertemuan bisnis.
       Sosialita biasanya terlihat  mengenakan pakaian dan aksesori mahal dan seringkali terlibat dalam industri fesyen, kosmetik atau hiburan. Mereka juga seringa muncul di media sosial, memberikan gambaran kehidupan mewan mereka kepada publik.
Namun, tidak semua orang yang hidup mewah dan sering tampil dalam acara sosial dapat di sebut sosialita. Istilah ini mengacu pada mereka yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi dan membentuk tren dalam masyarakat tertentu, serta memiliki kekuatan untuk mempengaruhi opini publik.
       Secara umum, istilah sosialita lebih sering digunakan untuk menggambarkan orang yang kaya dan meiliki akses ke duania sosial mewah dan glamor. Namun, bukan berarti hanya orang kaya raya saja yang bisa di sebut sosialita. Ada juga sosialita yang berasal dari keluarga biasa namun memiliki karisma, kepribadian yang menarik dan kemampuan untuk membangun jaringan sosial yang luas.
        Selain itu, dengan adanya media sosial dan teknologi diginal, seseorang dapat membangun kehadiran online yang kuat dan memperluas jangkauan sosial mereka tanpa perlu mengeluarkan banyak uang. Misalnya, influencer atau content creator yang aktif di media sosial dapat menjadi sosialita digital dengan basis pengikut yang besar dan pengaruh yang signifikan di dunia maya.
       Jadi, meskipun istilah sosialita lebih sering dikaitkan dengan orang kaya, namun sebenarnya sosialita dapat berasal dari berbagai latar belakang dan memiliki cara masin-masing dalam membangun jaringan sosial mereka.
       Sosialita dapat merujuk pada seseorang secara individu maupun kelompok. Secara individu, sosialita mengacu pada seseorang yang memiliki kemampuan untuk membangun jaringan sosial yang luas dan aktif dalam kehidupan sosial, terlepas dari apak mereka berada dalam kelompok sosialita atau tidak. Sosialita individu dapat terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, seperti menghadiri pesta atau acara amal dan memiliki pengaruh yang signifikan dalam lingkungan sosial mereka.
        Di sisi lain, sosialita juga dapat merujuk pada kelompok orang yang aktif dalam kehidupan sosial dan meimiliki pengaruh yang signifikan dalam masyarakat tertentu. Kelompok sosialita biasanya terdiri dari orang-orang kaya atau selebriti, yang sering terlibat dalam kegiatan sosial dan terlihat di tempat-tempat yang populer dan mewah. Kelompok sosialita sering membentuk jaringan sosial yang kuat dan mereka dapat mempengaruhi tren dan opini dalam masyarakat tertentu.
       Jadi, sosialita dapat merujuk pada individu atau kelompok yang aktif dalam kehidupan sosial dan memiliki pengaruh yang signifikan dalam lingkungan sosial mereka.
       Tidak ada organsasi resmi atau struktur formal yang secara khusus didedikasikan untuk kegiatan sosialita. Sosialita biasanya terbentuk secara organik, di mana orang-orang yang memiliki minat dan kepentingan yang sama dalam kehidupan sosial dan hiburan berkumpul dan membentuk jaringan sosial yang luas.
       Meskipun tidak ada organisasi formal untuk sosialita, namun terkada ada klub atau asosiasi sosial yang dibentuk oleh kelompok tertentu untuk memfasilitasi kegiatan sosial mereka. Misalnya, sebuah klub sosial eksklusif yang hanya terbuka untuk anggota tertentu yang memiliki minat dan kepentingan yang sama dalam kehidupan sosial dan hiburan.
       Namun, kegiatan sosialita lebih sering terjadi secara organik dan terbentuk melalui jaringan sosial yang ada, terlepas dari keanggotaan formal dalam organisasi atau klub sosial.

19 Maret 2023

Podcast dan Broadcast


Podcast

Podcast adalah jenis media digital yang terdiri dari serangkaian episode audio atau video yang dapat diunduh atau diputar secara online. Podcast biasanya berisi diskusi atau wawancara tentang topik tertentu, seperti berita, politik, teknologi, seni, musik, olahraga, kesehatan, dan sebagainya. Pembuat podcast dapat menghasilkan konten secara independen atau bekerja sama dengan jaringan podcast atau perusahaan media lainnya.

Podcast biasanya tersedia dalam format RSS feed, yang memungkinkan pendengar untuk berlangganan dan menerima pemberitahuan saat episode baru tersedia. Pendengar juga dapat mengunduh atau memutar podcast secara streaming melalui aplikasi atau platform podcast seperti Spotify, Apple Podcasts, Google Podcasts, dan lain-lain.

Broadcast

Broadcast adalah penyiaran atau penyebaran sinyal audio atau video melalui saluran publik atau jaringan komunikasi tertentu, seperti televisi, radio, atau internet. Istilah ini juga dapat mengacu pada pesan atau konten yang disiarkan melalui saluran tersebut.

Broadcast dapat mencakup berbagai jenis konten, termasuk berita, acara hiburan, olahraga, dan iklan. Broadcast biasanya ditujukan untuk khalayak yang luas, dan sering kali dihasilkan oleh organisasi media besar seperti stasiun televisi atau radio, atau platform online seperti YouTube atau Twitch.

Dalam beberapa kasus, broadcast dapat berlangsung secara langsung (live), yang berarti konten tersebut disiarkan secara real-time dan dapat ditonton atau didengar oleh penonton pada saat yang sama dengan waktu siaran. Namun, banyak broadcast juga tersedia sebagai rekaman atau siaran ulang (rerun) yang dapat diakses dan ditonton atau didengar kapan saja.

Persamaan dan Perbedaan Podcast dengan Broadcast

Persamaan antara podcast dan broadcast adalah keduanya merupakan bentuk media yang digunakan untuk menyebarluaskan konten audio atau video. Keduanya juga dapat mencakup berbagai jenis konten, seperti berita, hiburan, olahraga, dan iklan.

Namun, terdapat perbedaan antara podcast dan broadcast, yaitu:

  1. Distribusi: Broadcast umumnya disiarkan melalui saluran publik atau jaringan komunikasi tertentu, seperti televisi, radio, atau internet. Sementara itu, podcast tersedia melalui aplikasi atau platform podcast, dan dapat diunduh atau diputar secara online.

  2. Format: Broadcast umumnya disiarkan dalam bentuk langsung atau rekaman yang hanya dapat ditonton atau didengar pada saat siaran. Sedangkan podcast tersedia dalam format yang dapat diunduh dan didengar kapan saja.

  3. Sifatnya interaktif: Podcast cenderung lebih interaktif dan partisipatif daripada broadcast, karena biasanya memungkinkan pendengar untuk memberikan umpan balik dan berpartisipasi dalam diskusi melalui email atau media sosial. Sementara itu, broadcast umumnya tidak memiliki interaksi yang signifikan antara penyiar dan audiens.

  4. Penggunaan: Podcast sering kali digunakan untuk membahas topik tertentu atau menawarkan pandangan dari sudut pandang yang berbeda, sedangkan broadcast sering kali berfokus pada berita dan acara hiburan yang ditujukan untuk khalayak yang lebih luas.

  5. Biaya: Produksi podcast cenderung lebih terjangkau daripada produksi broadcast, karena podcast dapat direkam dan disunting menggunakan perangkat lunak sederhana. Sementara itu, produksi broadcast memerlukan peralatan yang lebih canggih dan biaya produksi yang lebih tinggi.

Meskipun terdapat perbedaan di antara keduanya, baik podcast maupun broadcast dapat menjadi bentuk media yang bermanfaat untuk menyebarluaskan konten dan informasi kepada khalayak yang lebih luas.

06 November 2022

AKU SEDIH, AKU TAK BISA NONTON TV

https://www.youtube.com/watch?v=MB1KlyAQfTQ 

Belum lama ini pemerintah kita telah memberlakukan penghentian siaran tv analog secara menyeluruh atau serentak. Penghentian tersebut terkait dengan program peluncuran siaran tv digital.

Secara sistematik, tv digital ini memang lebih bagus dari segi kualitasnya karena menggunakan frekuensi digital. Gambar lebih jernih, suara lebih jernih juga. Overall semuanya menjadikan mata kita betah untuk menonton.

Permasalahannya sekarang adalah, banyak pendapat di luar sana yang mengatakan bahwa masyarakat Indonesia saat ini belumlah siap untuk menjalankan itu. Ketidak siapannya terletak pada pengadaan STB atau set top box yang digunakan untuk mendukung siaran tv digital tersebut karena harganya.

Dipasaran harga Set Top Box tersebut kisaran 200 sampai 300 ribuan, ini STB yang untuk mendukung program pemerintah. Bukan STB yang berbasis internet. Tapi harga STB tersebut, dirasakan oleh sebagian masyarakat kita ini sebagai suatu barang yang mahal. Sehingga pelaksanaan program tersebut banyak mengundang kontroversi dari berbagai pihak.

Kalau saya mau berpendapat secara jujur, saya sangat setuju dengan program pemerintah untuk mengubah siaran analog menjadi siaran digital tersebut. Tapi ketika pelaksanaannya harus memaksa, tanpa memperhatikan kondisi masyarakat. Ya, tentunya semua harus menjadi pertimbangan yang betul-betul dipikirkan oleh pemerintah. Jangan sampai seperti amerika. Amerika sangat senang berperang karena pabrik-pabrik persenjataan di sana biar terus dapat memproduksi persenjataannya atau perlengkapan perang termasuk armada perangnya. Nah, ini yang terjadi dengan penerapan program tv digital ini jangan sampai karena perusahaan STB ini terus memaksa pemerintah untuk melakukan perubahan dalam sistem siaran pertelevisian kita dengan maksud agar produk mereka laku.

Ya karena selama ini yang kita tahu bahwa stb ini kan di gunakan oleh vendor atau provider seperti indihome atau yang lainnya dalam hal jasa layanan tv digital yang berbasis internet. Kemudian, produsen stb ini berinovasi agar stb ini bisa juga digunakan tanpa melalui sambungan internet.

Ketika produk tersebut dibuat, pasarnya ga ada, karena masyarakat kita sudah bertahun-tahun menggunakan antena analog. Di sini ada kemungkinan produsen stb itu meminta pemerintah untuk mengalihkan fungsi analog menjadi fungsi digital. Itu yang menurut saya tidak subjektif. Kalau programnya, sekali lagi saya sangat setuju dan saya sangat mendukung pelaksanaan program digitalisasi di bidang siaran pertelevisian ini.

17 Januari 2016

Tidak Perlu Bercita-cita Menjadi Kaya

Wahai orang fakir, janganlah engkau bercita-cita menjadi kaya, boleh jadi kekayaan itu hanya akan menjadi penyebab kehancuranmu. Jadilah orang yang berakal, jagalah buah hasilmu, maka engkau akan terpuji. Terimalah takdir yang menyertaimu, janganlah meminta lebih daripadanya. Apa saja yang diberikan Allah kepadamu disebabkan oleh permintaanmu yang bercampur kotoran dan kebencian. Untuk itu memohonlah ampunan kepada Allah agar kotoran dan kebencian itu sirna dalam diri kita.

09 Januari 2016

Jalani Hidup Ini Apa Adanya

Kondisi dunia ini penuh kenikmatan, banyak pilihan, penuh warna dan rupa. Semua bercampur dengan kecemasan dan kesulitan hidup.
       Kita tidak akan menjumpai seorang ayah, isteri, kawan, sahabat, saudara, tempat tinggal dan pekerjaan yang padanya tidak terdapat suatu kesulitan. Bahkan, kadangkala justru pada setiap hal itu terdapat sesuatu yang buruk yang tidak kita sukai. Maka dari itu, padamkanlah panasnya keburukan pada setiap hal itu dengan dinginnya kebaikan yang ada padanya. Itu bila kita mau selamat dengan adil dan bijaksana. Karena setiap luka itu ada harganya.
       Allah menghendaki dunia ini sebagai tempat bertemunya dua hal yang saling berlawanan, dua jenis yang saling bertolak belakang, dua kubu yang saling bertentangan dan dua pendapat yang saling berseberangan. Yakni, yang baik dengan yang buruk, kebaikan dengan kerusakan, kebahagiaan dengan kesedihan. Setelah itu, Allah akan kumpulkan semua yang baik, keindahan dan kebahagiaan itu di syurga. Adapun yang buruk, kerusakan dan kesedihan akan dikumpulkan di neraka.
       Oleh karena itu, jalani hidup ini apa adanya dan sesuai kenyataan yang ada. Jangan larut dalam khayalan dan jangan menerawang ke alam imajinasi yang terlalu jauh. Kendalikan jiwa untuk dapat menerima dan menikmatinya. Apapun bagaimanapun, tidak semua teman tulus pada kita dan semua perkara sempurna di mata kita.
       Sudah sepantasnya bila kita merapatkan barisan, manyatukan langkah, saling memaafkan dan berdamai kembali, mengambil hal-hal yang mudah kita lakukan, meninggalkan hal-hal yang menyulitkan dan membuat kita sedih, menutup mata dari beberapa hal untuk saat-saat tertentu, meluruskan langkah dan mengesampingkan berbagai hal yang mengganggu.

08 Januari 2016

Biarkan Masa Depan Datang Dengan Sendirinya

       Jangan pernah mendahului sesuatu yang belum terjadi. Apakah anda mau mengeluarkan bayi dalam kandungan sebelum waktunya atau anda ingin memetik buah-buahan sebelum matang?
       Hari esok adalah sesuatu yang belum nyata dan belum dapat di raba. Karenanya, untuk apa kita menyibukkan diri dengan hari esok, mencemaskan kesialan-kesialan yang mungkin akan terjadi padanya, memikirkan kejadian yang akan menimpanya, meramalkan bencana-bencana yang bakal terjadi didalamnya. Bukankah kita juga tidak tahu apakah kita akan bertemu hari esok atau tidak dan apakah hari esok itu akan berwujud kesenangan atau kesedihan?
       Yang jelas, hari esok itu masih bersifat ghaib dan belum turun ke bumi. Maka tidak sepantasnya kita menyeberangi jembatan sebelum sampai diatasnya. Karena, siapa tahu bahwa kita akan sampai atau tidak pada jembatan itu. Boleh jadi kita akan terhenti sebelum sampai ke jembatan itu, atau mungkin jembatan itu hanyut terbawa arus sebelum kita sampai diatasnya. Mungkin juga kita akan sampai pada jembatan itu dan kemudian menyeberanginya.
       Dalam syari'at, memberi kesempatan kepada pikiran untuk memikirkan masa depan dan membuka alam ghaib kemudian kita hanyut dalam kecemasan yang hanya baru berupa dugaan, adalah sesuatu yang tidak dibenarkan. Karena ini termasuk angan-angan yang berlebihan dan terlalu jauh (thuulul amal). Secara nalarpun, tindakan tersebut tidak masuk akal, karena sama halnya dengan berperang melawan bayang-bayang.
       Namun ironisnya, kebanyakkan manusia di dunia justru banyak yang termakan oleh ramalan-ramalan tentang kelaparan, kemiskinan, wabaj penyakit dan krisis yang akan menimpa mereka.
Mereka yang menangis sedih menatap masa depan adalah mereka yang mengira dirinya akan hidup kelaparan, menderita sakit dan memperkirakan umur dunia ini tinggal seratus tahun lagi. Padahal, orang yang sadar bahwa hidupnya berada di genggaman yang lain, tentu tidak akan menggadaikannya untuk sesuatu yang tidak ada. Dan orang yang tidak tahu kapan akan mati, tentu salah besar bila justru harus menyibukkan diri dengan suatu yang belun ada dan belum berwujud.
       Biarkan hari esok datang dengan sendirinya. Jangan pernah menanyakan kabar tentangnya dan jangan pula menanti serangan petakanya. Sebab, hari ini anda sudah sangat sibuk. Untuk itu, hindari angan-angan yang berlebihan.

Jangan Pernah Mengharapkan Kata Terima Kasih

       Tabiat untuk mengingkari, membangkang dan meremehkan suatu kenikmatan adalah penyakit yang umum menimpa jiwa manusia. Karena itu, jangan pernah anda merasa heran dan resah bila mendapatkan mereka mengingkari kebaikan yang pernah anda berikan, mencampakkan budi baik yang telah anda persembahkan. Bahkan, tak usah resah bila mereka sampai memusuhi anda dengan sangat keji dan membenci anda sampai mendarah daging, sebab semua itu mereka lakukan justru karena anda telah berbuat baik kepada mereka.
       Sebagai contoh, seorang ayah yang telah memelihara dan mendidiknya dengan baik. Ia memberinya makan, pakaian, minuman, pendidikan hingga sang anak menjadi pandai, rela tidak tidur demi anaknya, rela tidak makan asal anaknya kenyang bahkan mau bersusah payah agar anaknya bahagia. Namun apa daya, ketika anak itu sudah berkumis lebat dan kuat tulangnya, ia laksana anjing galak yang menggonggong kepada orang tuanya. Tak hanya berani menghina, tapi juga melecehkan, acuh tak acuh, congkak dan durhaka kepada orang tuanya. Bukan saja ditunjukkan dengan perkataan, tapi juga perbuatan.
       Oleh karena itu, siapa saja yang kebaikannya diabaikan dan dilecehkan oleh orang-orang yang menyalahi fitrahnya, sudah sepantasnya menghadapi semua itu dengan kepala dingin dan berlapang dada. Karena itulah yang akan mendatangkan pahala dari Allah swt yang perbendaharaannya tidak pernah habis dan sirna.
       Ini bukan berarti menyuruh anda untuk meninggalkan kebaikan yang telah anda lakukan selama ini, atau agar anda tidak berbuat baik lagi kepada orang lain. Ini semata-mata agar anda tidak goyah dan tidak terpengaruh sedikitpun oleh kekejian dan pengingkaran mereka atas semua kebaikan yang telah anda perbuat. Dan anda jangan pernah bersedih atas apa yang mereka perbuat.
       Berbuat baiklah hanya demi Allah semata, maka anda akan menguasai keadaan, tak akan pernah terusik oleh kebencian mereka dan tidak akan pernah terancam oleh perlakuan keji mereka. Anda harus bersyukur kepada Allah karena anda dapat berbuat baik ketika orang-orang di sekitar anda berbuat jahat. Dan ketahuilah bahwa tangan diatas itu lebih baik dari tangan yang di bawah.
       Masih banyak orang yang berakal yang sering kali hilang kendali dan menjadi kacau pikirannya saat menghadapi kritikan atau cercaan pedas dari orang-orang disekitarnya.
       Anda tidak perlu terkejut manakala menghadiahkan sebatang pena lalu dipakai untuk menulis cemoohan kepada anda. Itu semua adalah watak dasar manusia yang selalu mengingkari dan tak pernah bersyukur kepada Penciptanya. Begitulah, kepada Tuhannya saja mereka berani membangkang, apalagi kepada anda.

07 Januari 2016

Cara Mudah Menghadapi Kritikan Pedas

Sang Pencipta dan Pemberi Rezeki, acapkali mendapat cacian, hujatan dan cercaan dari hamba-Nya yang tak berakal. Apalagi kita sebagai manusia yang selalu terpeleset dalam kesalahan dan kekhilafan.
Dalam hidup ini, bila kita merasa sebagai seseorang yang senantiasa memberi, memperbaiki, mempengaruhi dan berusaha membangun, maka kita akan selalu menemui kritikan-kritikan yang pedas dan pahit. Bahkan sesekali kita akan mendapat cemoohan dan hinaan.
Mereka tidak akan pernah diam mengkritik kita sebelum kita masuk ke dalan liang bumi, menaiki tangga langit dan berpisah dengan mereka. Bila kita masih berada di tengah-tengah mereka, maka akan selalu ada perbuatan mereka yang membuat kita sedih dan meneteskan air mata atau membuat tempat tidur kita selalu terasa gerah.
Perlu diingat bahwa orang yang duduk diatas tanah itu tidak akan pernah jatuh dan manusia tidak akan pernah menendang anjing yang sudah mati. Adapun mereka merasa marah dan kesal kepada kita karena mungkin kita telah mengungguli mereka dalam hal kebaikan, keilmuan, tindak tanduk ataupun harta kekayaan. Jelasnya, kita di mata mereka adalah orang berdosa yang tak terampuni sampai kita melepaskan semua karunia dan nikmat Allah yang ada pada diri kita atau sampai kita meninggalkan semua sifat terpuji dan nilai-nilai luhur yang selama ini kita pegang teguh hingga menjadi orang pandir, bodoh dan tolol, itulah yang mereka inginkan.
Oleh sebab itu, waspadalah terhadap apa yang mereka katakan. Kuatkan jiwa untuk mendengar kritikan, cemoohan dan hinaan dari mereka. Bersikaplah laksana batu cadas yang tetap berdiri kokoh meski diterpa butiran-butiran salju yang menderanya setiap saat bahkan ia semakin kokoh karenanya. Ini berarti bahwa bika kita merasa terusik dan terpengaruh oleh kritikan atau cemoohan mereka, berarti kita telah meluluskan keinginan mereka untuk mengotori dan mencemari kehidupan kita. Hal yang terbaik adalah menjawab dan merespon semua kritikan mereka dengan menunjukkan akhlak yang baik. Acuhkan saja mereka dan jangan pernah merasa tertekan oleh setiap upadaya mereka yang ingin menjatuhkan kita. Sebab, kritikan mereka yang menyakitkan itu pada hakikatnya merupakan ungkapan penghormatan untuk kita. Yakni, semakin tinggi derajat dan posisi yang kita duduki, maka akan semakin pedas pula kritikan itu.
Betapapun kita akan kesulitan untuk membungkam mulut mereka dab menahan gerakan lidah mereka. Yang kita harus lakukan hanyalah mengubur dalam-dalam setiap kritikan mereka, mengabaikan solah polah mereka dan kita dapat menyumpal mulut mereka dengan potongan-potongan daging agar diam seribu basa dengan cara memperbanyak keutamaan, memperbaiki akhlak dan meluruskan setiap kesalahan kita. Dan bila kita ingin diterima oleh semua pihak, dicintai semua orang dan terhindar dari celaan dan cemoohan serta hinaan, berarti kita telah menginginkan sesuatu hal yang mustahil terjadi dan berangan-angan tentang sesuatu yang terlalu jauh untuk diwujudkan.

05 Januari 2016

HARGA KEBUTUHAN POKOK MEMICU STRESS MASSAL

STRESS bukan hanya melanda secara individu, tapi menjadi fenomena umum di masyarakat. Hal ini dipicu oleh tekanan hidup yang dirasakan semakin berat.
Dari sisi ekonomi, harga-harga kebutuhan pokok yang kian meningkat dan tak terjangkau menjadi pemicu stress setiap harinya. Dari sisi sosial, lingkungan masyarakat yang semakin egois dan indivudialis. Tidak ada lagi kepedulian satu sama lain. Tidak ada yang empati dan sensitif ketika ada tetangga yang kekurangan bahkan jatuh miskin dan terpuruk. Padahal boleh jadi diantara tetangga itu banyak yang berlebihan. Bahkan hubungan kekeluargaanpun semakin hambar. Sifat gotong royong semakin jauh dari budaya masyarakat. Di tambah lagi dengan beratnya mendidik anak yang dicekoki gaya hidup bebas. Anak-anak sekarang banyak menuntut, susah diatur, tidak patuh bahkan semakin berani pada orang tua.
Inilah kondisi masyarakat dalam sistem kapitalis yang terjadi saat ini.

31 Desember 2015

Happy New Year

Selamat tinggal 2015, engkau telah banyak menorehkan kenangan. Pahit manisnya kenangan itu telah menjadi sejarah perjalanan hidup yang tak terlupakan. Intrik menarik kerap terjadi mengiri perjalanan waktu menapaki jejak langkah kehidupan yang semakin bernuansa dan berirama. Terkadang iramanya tak tentu lagu, kadang merdu merayu. Itulah dinamika hidup yang terjadi. Catatan akhir tahun ini semoga menjadi awal menapaki jejak langkah di tahun berikutnya...
Selamat datang 2016, tanpa dipanggil engkau pasti datang untuk melanjutkan kisah perjalanan hidup. Semoga kedatanganmu membawa nuansa baru yang lebih indah, lebih berwarna. Torehan kisah baru semoga kan terukir manis, semanis harapan yang diimpikan. Karena kedatanganmu adalah sebuah perwujudan masa depan yang menjanjikan segala harapan, angan dan impian.
Selamat Tahun Baru 2016, semoga mimpi dan harapan akan menjadi kenyataan dan semoga limpahan berkah dan anugerah Allah swt senantian mengiringi perjalan hidup ini. Amiin.

A vibrant, impressionistic landscape painting of a serene rural scene.  A winding path through lush green paddy fields leads to a small, rus...